DATA NILAI SISWA
Isti Pujarama (1306071)
Jurnal Statistik dan Probabilitas
Sekolah Tinggi Teknologi Garut
Jln. Mayor Syamsu No. 1 Jayaraga Garut 44151 Indonesia
Email : istipujaram@gmail,com
Abstrak - Makalah ini akan membahas mengenai cara penyajian data nilai siswa dengan metode table distribusi frekuensi. Metode table
distribusi frekuensi ini sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, metode
ini juga memudahkan untuk mengolah data yang berbeda-beda supaya lebih efesien.
Kata Kunci – Tabel
Distribusi Frekuensi, Data Numerik, Median, Modus, Kuartil, Desil, Persentil
I. PENDAHULUAN
Dalam makalah ini
pengetahuan statistik dipakai dalam menyusun metodologi penelitian, sebagai
contoh penelitian penulis di sini adalah pengumpulan data followers twitter
dengan menggunakan metode table data numerik. Metode numeric dianggap penting
karena mengajarkan mahasiswa memecahkan suatu kasus dengan memakai berbagai
cara dan pemodelan.
II. LANDASAN TEORI
A.
Pengertian Tabel Distribusi
Tabel distribusi frekuensi adalah
salah satu bentuk penyajian data. Tabel distribusi frekuensi dibuat agar data
yang telah dikumpulkan dalam jumlah yang sangat banyak dapat disajikan dalam
bentuk yang jelas dan baik. Dengan kata lain, tabel distribusi frekuensi dibuat untuk menyederhanakan bentuk dan
jumlah data sehingga ketika disajikan kepada para pembaca dapat dengan mudah
dipahami atau dinilai.
B.
Jenis
Tabel Distribusi Frekuensi
Jenis –
Jenis Tabel Distribusi Frekuensi antara lain :
1. Tabel distribusi frekuensi data
tunggal, di dalamnya disajikan frekuensi dari data angka dimana angka yang ada
tidak dikelompokkan.
2. Tabel distribusi frekuensi data
kelompok, di dalamnya disajikan frekuensi dari data angka dimana angka tersebut
dikelompokkan.
3. Tabel distribusi frekuensi
kumulatif, di dalamnya disajikan frekuensi yang dihitung terus meningkat atau
selalu ditambahkan. Tabel distribusi frekuensi kumulatif ada dua yaitu tabel
distribusi frekuensi kumulatif data tunggal dan kelompok.
4. Tabel distribusi frekuensi
relatif atau tabel presentase, didalamnya disajikan frekuensi dalam bentuk
persen.
III. HASIL DAN PEMBAHASAN
Dalam hal ini penulis menerapkan metode numerik pada
penyajian data nilai siswa. Data diambil dari 50 nilai siswa.
|
60
|
65
|
75
|
90
|
60
|
|
80
|
65
|
55
|
85
|
90
|
|
50
|
80
|
65
|
60
|
95
|
|
70
|
90
|
80
|
70
|
100
|
|
70
|
100
|
70
|
75
|
70
|
Tabel Distribusi
Frekuensi :
1.
Menentukan
Range/Jangkauan Data
Data Maximal = 100
Data Minimal = 50
R = Data Maximal
– Data Minimal
R = 100 - 50 = 50
Penyajian Data Numerik :
Penyajian Data Numerik
diperoleh dari data yang sudah ada yaitu dari data Batas Bawah, Batas Atas,
Frekuensi dan Frekuensi Kumulatif yang membantu memperoleh nilai yang di
inginkan.
Untuk
menentukan hasil dari median, diperlukan rumus untuk menghasilkan nilainya.
Untuk rumus yaitu :
Dengan
:
L : Batas bawah kelas frekuensi yang mengandung
median
i : interval kelas/lebar kelas
n : banyaknya data
F : frekuensi kumulatif sebelum kelas yang
mengandung median
f : frekuensi kelas yang mengandung median
L
= 714.5
i = 455
n = 40
F = 8
f = 14
Med = 714.5 + 455 40/2 – 8
14
Med = 1169.5 20-8
14
Med = 1169.5 * 12
/ 14
Med = 1002..4
MODUS
Untuk
menentukan hasil dari modus, diperlukan rumus untuk menghasilkan nilainya.
Untuk rumusnya yaitu sebagai berikut :
Dengan
:
L : batas bawah kelas yang mengandung modus
i : interval kelas/lebar kelas
d1 : selisih frekuensi kelas yang mengandung
modus dengan kelas sebelumnya
d2 : selisih frekuensi kelas yang mengandung
modus dengan kelas sesudahnya
Jawab
:
L
= 714.5
i
= 455
d1
= 14 – 8 = 6
d2 = 14 – 7 = 7
Mod
= L + i d1
d1+d2
Mod = 714.5 + 455 6
13
= 539.8
KUARTIL
Kuartil, membagi data menjadi seperempat bagian
yang sama untuk data-nya menggunakan rumus sbb :
Dengan
:
Qk = kuartil ke-k, dimana k = 1, 2 atau 3
n = banyaknya data sampel
i = interval kelas/lebar kelas
L = batas bawah kelas yang mengandung kuartil
ke- k
F = frekuensi kumulatif sebelum kelas yang
mengandung kuartil ke- k
f = frekuensi kelas yang mengandung kuartil ke-
k
Jawab
:
n =
40
i =
455
L =
714.5
F = 8
f = 14
k : 1, 2, 3
k
= 1 > Q1 = L + i (k.n/4-F)
f
Q1 = 714.5 + 455
2
14
Q1 = 167.1
k
= 2 > Q2 = L + i (k.n/4-F)
f
Q2 = 714.5 + 455 12
14
Q2
= 1002.4
k = 3
> Q3 = L + i (k.n/4-F)
f
Q3 = 714.5 + 455 22
14
Q3 = 1837.8
DESIL
Desil,
sekelompok data terurut terbagi menjadi 10 bagian yang sama. untuk data-nya
menggunakan rumus sebagai berikut :
Karena
desil membagi letaknya sampai k : 1 - 9, dan apabila harus menghitung sampai 9
mungkin akan panjang, jadi disini saya cuma menghitung 3 saja , disamakan
dengan yang kuartil yaitu 1 – 3.
Jawab
:
n =
40
i =
455
L =
714.5
F = 8
f = 14
k = 1 > D1 = L + i (k.n/10-F)
f
D1 = 714.5 + 455 -4
14
D1 = - 334.1
k = 2
> D2 = L + i (k.n/10-F)
f
D2 = 714.5 + 455 0
14
D2
= 0
k = 3
> D3 = L + i (k.n/10-F)
f
D3 = 714.5 + 455 4
14
D3
= 334.1
PERSENTIL
Persentil,
sekelompok data terurut terbagi menjadi 100 bagian yang sama. untuk data-nya
menggunakan rumus sebagai berikut :
Sama
halnya dengan Kuartil dan Desil, biar disamakan saja, jadi saya menghitung ‘k’
nya dari 1 – 3 saja.
Jawab
:
n =
40
i =
455
L =
714.5
F = 8
f = 14
k = 1
> P1 = L + i (k.n/100-F)
f
P1 = 714.5 + 455 -7.6
14
P1
= - 634.9
k = 2>
P2 = L + i (k.n/100-F)
f
P2 = 714.5 + 455 - 7.2
14
P2
= - 601.5
k = 3
> P3= L + i (k.n/100-F)
f
P3 = 714.5 + 455 - 6.8
14
P3
= - 568
IV.
KESIMPULAN
Beberapa
kesimpulan yang dapat ditarik dari makalah ini adalah sebagai berikut :
1. Metode Tabel
Distribusi Frekuensi merupakan salah satu cabang ilmu dari Statistik san
Probabilitas
2. Mudah di interprestasikan sehingga
data yang
disajikan mudah dipahami
penggunanya.
3. Grafik yang digunakan
yaitu Histogram, Ogif dan Poligon
DAFTAR
PUSTAKA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar